Text

Perang Padri di Sumatra Barat (1803-1838)

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
959.8 MUH P
Penerbit
Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia.,
Deskripsi Fisik
487 hlm.: ilustrasi.; 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-260-205-7
Klasifikasi
959.8
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Revolusi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ketersediaan
#
SIRKULASI 959.8 MUH P
Literasi000711
Tersedia
Deskripsi
Politik identitas bukan perkara baru bagi bangsa ini. Di Minangkabau masa silam, terjadi perseteruan antara kaum adat pemeluk teguh tradisi matrilineal dengan kaum padri yang berkehendak menegakkan ajaran Islam yang murni. Kita mengenal peristiwa itu sebagai Perang Padri, berlangsung pada 1803-1838. Di tengah perang, kolonialisme hadir memanfaatkan perpecahan dua saudara itu. Namun, perang bukan semata tentang pemenang mengalahkan pecundang. Kolonialisme memantik kesadaran berbangsa kaum adat dan kaum padri. Perang Padri memang berujung kemenangan Belanda, tetapi juga menciptakan perubahan besar dalam struktur masyarakat Minangkabau. Buku Muhamad Radjab, Perang Padri di Sumatra Barat (1803-1838), merupakan telaah awal terhadap Perang Padri. Berbekal literatur yang memadai dan keterampilan jurnalistiknya, Radjab mengisahkan Perang Padri secara runtut dan mengalir, sejak awal mula, titik balik, hingga keadaan Minangkabau pascaperang. Melalui buku ini, Radjab mengajak kita menelusuri kampung-kampung, medan perang, hingga ruang-ruang perundingan selama peristiwa itu berlangsung. Buku ini kemudian mengilhami kajian-kajian termutakhir tentang Perang Padri dan dinamika masyarakat Minangkabau dari masa ke masa.
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas

Tidak Ada Data

Komentar