Text

Sisi lain Diponegoro : babad Kedung Kebo dan historiografi perang Jawa

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
959.82 CAR s
Penerbit
Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia.,
Deskripsi Fisik
xiv, 277 hlm.: ilus.; 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-424-680-8
Klasifikasi
959.82
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Kebudayaan Jawa
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ketersediaan
#
SIRKULASI 959.82 CAR s
Literasi000696
Tersedia
Deskripsi
Perang Jawa (1825 - 1830) merupakan sebuah titik balik dalam sejarah Indonesia dimana perang tersebut mengubah tatanan jawa lama menjadi sebuah pemerintahan kolonial. Perang ini juga yang memicu lahirnya otobiografi dalam sastra Jawa modern yaitu Babad Diponegoro (1832) oleh pangeran Diponegoro (1785 -1855). Isu legitimasi kekuasaan menjadi hangat karena apakah pangeran Diponegoro memang memperjuangkan kebenaran atau hanya karena kepongahan kekuasaan? Babad Kedung Kebo (1843) yang ditulis oleh Cokronegoro menjawab otobiografi pangeran Diponegoro. Versi ini membenarkan keberpihakan Cokronegoro kepada Belanda karena Kolonial telah menjadi masa depan dan belum saatnya untuk mengusir penjajah. Buku Sisi Lain Diponegoro didasarkan pada dua tulisan perang jawa yaitu Peter Carey mengenai Babad Kedung Kebo dan Historiografi jawa dan tulisan Cokronegoro yang mengingatkan bahwa tidak ada satu versi sejarah yang benar.
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas

Tidak Ada Data

Komentar