Allah menciptakan manusia sebagai master peace yang seindah-indahnya dan sesempuma-sempumanya ciptaan (ahsani taqzvim). Begitu sempumanya sehingga manusia ditamsilkan sebagai gambaran Tuhan (Imago Dei). Bahkan para malaikat tidak memiliki potensi yang diberikan Allah kepada manusia. Hal ini tersirat dari kisah kosmos teologis tentang bagaimana Allah menciptakan Adam dengan tujuan untuk menjadi …